Blogbamba
msg placeholder Retry Now
msg placeholder
Publishing Comment () Sec
STOP
Edit Blog?
If you edit your live blog it will reset all the matrices.
Delete Blog?
This actions cannot be undone.
Edit Blog?
If you edit your live blog it will reset all the matrices.
Delete Blog?
This actions cannot be undone.
Mesin Waktu
By: Lee Ann Valiant 
JohnNicholas
2 min read

Linsy adalah seorang penemu, dari umur 20, ia sudah menjadi seorang genius. Walaupun ia adalah seseorang yang pintar, ia hanya mempunyai satu misi yang sangat penting. Saat ia masih kecil, Linsy mempunyai adik yang bernama Fei. Fei dan Linsy sangat akur saat masa kecil, tetapi sayangnya, Fei diculik saat mereka bermain di taman. Linsy ingin menggunakan mesin waktunya untuk kembali dalam waktu dan bertemu dengan adiknya lagi. Mesin waktunya itu hanya bisa kembali dalam waktu untuk 7 hari sebelum orang yang memakainya di teleportasi balik ke masa kini. 


Sekarang Linsy sedang di labolatorium, membuat sentuhan akhir untuk mesin waktunya. “Ayo, sedikit lagi!” Linsy berkata, memperbaiki beberapa kawat dalam mesinnya. Setelah beberapa waktu, Linsy pun berhasil membuatnya, kini proyeknya pun sudah selesai. Linsy masuk ke dalam mesin waktunya tersebut, “Aku ingin kembali ke masa lalu, tahun 1999, umur 16.” Secara tiba tiba, ia bangun dan berada di rumah lamanya yang sudah terbakar hangus bertahun-tahun lalu. 


Linsy melihat kalender yang berada di sebelah ranjangnya, “19 juli…” Ia berkata, “Hanya 7 hari sebelum adikku dinyatakan hilang.”

Ia pun bergegas mencari adiknya, ia lega bahwa adiknya belum hilang. Ia memeluk adiknya, menangis tak terkendali. Adiknya, Fei pun bertanya, “Mengapa kamu tiba-tiba seperti ini kak?” Linsy pun menjawab, “Tolonglah percaya padaku, kau akan dinyatakan hilang pada 26 Juli.” Adiknya memikir bahwa kakaknya hanya bercanda. Linsy memanfaatkan waktu yang ia punya untuk menghabiskan banyak waktu dengan adiknya. Ia juga berusaha untuk mengetahui siapa yang akan menculik adiknya. Saat harinya tiba, Linsy menjaga adiknya dengan hati-hati, selalu berada di sisinya. Saat Linsy tidak waspada, adiknya pun diculik. Ia menangis, mengetahui bahwa ia gagal. Anehnya, orang tuanya tidak terlihat khawatir sama sekali, walaupun anaknya baru saja diculik. 


Linsy pun menyadari mengapa adiknya diculik. Adiknya bukan seseorang yang pintar dibandingkan Linsy dan orangtua mereka menilai seseorang dari prestasi. “Tetapi mengapa mereka tega?” Ia bertanya-tanya. Sayangnya, waktunya pun habis dan ia harus balik ke masa kini. Sayangnya, ia tidak bisa mengubah apa pun di masa lalu.

JohnNicholas
0
@johnnicholaswijaya
More From JohnNicholas
Comments ()
0
Most Liked
  • Most Liked
  • Most Recent
Delete This Reply?
This actions cannot be undone.
Delete This Comment?
This actions cannot be undone.
msg placeholder
msg placeholder